Cerita Inspiratif Anak : Kursi Ajaib

Dahulu kala hiduplah seorang anak bernama Jihan. Jihan selalu menyombongkan diri sebagai anak yang punya banyak teman dan bagaimana ia disukai oleh teman-temannya.

Suatu hari, ayahnya berkata, "Jihan, ayah yakin, jumlah temanmu dan jumlah jari tanganmu masih lebih banyak jumlah jari tanganmu. Teman-temanmu, sebagian besar hanya teman mainmu, dan bukan sahabatmu yang sebenarnya."

Dalam hati, Jihan sebenarnya setuju dengan pendapat ayahnya. Tetapi bagaimana cara untuk mengetahui siapa yang benar-benar sahabatnya dan siapa yang cuma teman main?

"Ayah punya sesuatu. Sesuatu yang kamu butuhkan untuk mengetahui siapa sahabatmu yang sebenarnya, " kata ayahnya seakan tahu isi hati Jihan, "tunggu sebentar."

Ayahnya menghilang, kemudian datang lagi dengan membawa sesuatu yang tidak kelihatan di tangannya. Tangannya seakan-akan membawa sesuatu, tapi Jihan tidak bisa melihatnya.

"Ambillah ini. Ini adalah kursi istimewa. Karena tidak kelihatan, mungkin agak susah untuk duduk di atasnya. Tapi jika kamu membawanya ke sekolah, kemudian kamu mencoba duduk di atasnya, maka keajaiban dari kursi ini akan muncul, dan segera, ia akan memberitahu siapa sahabat-sahabatmu yang sebenarnya."

Jihan begitu antusias, mengambil kursi aneh itu dan membawanya ke sekolah keesokan harinya. Pada saat istirahat, dia meminta setiap anak untuk mendekat, membentuk lingkaran, dan Jihan berada di tengah-tengahnya.

"Jangan ada yang bergerak. Kalian akan menyaksikan sebuah keajaiban."

Jihan mulai mencoba duduk di atas kursi ajaib itu. Karena tidak terlihat, Jihan luput dan justru terjatuh ke belakang. Anak-anak tertawa.

"Tunggu! Ada kesalahan teknis," kata Jihan sok pintar.

Jihan mencoba lagi. Tapi lagi-lagi, dia malah terjatuh lagi, anak-anak tertawa semakin keras. Jihan mencoba lagi, tawa mereka lebih keras lagi. Jihan mencoba lagi, terjatuh lagi, mencoba lagi, terjatuh lagi, mencoba lagi, dan..... AJAIB!! Kali ini ia tidak terjatuh! Dia berhasil duduk, di atas... udara.

Jihan merasakan keajaiban yang dikatakan ayahnya kemarin. Keajaiban yang akan segera ia ketahui setelah membawa kursi itu ke sekolah. Dia menengok ke kiri dan kananya, Doni, Dinda, dan Hana, tiga teman terbaiknya, memegangnya, sehingga dia tidak terjatuh. Sementara anak-anak lainnya, tidak ada yang melakukan sesuatu kecuali TERTAWA TERBAHAK-BAHAK, menertawakannya dan mengejeknya.

Setelah itu Jihan bercerita kepada tiga sahabatnya itu, bagaimana ayahnya menyarankannya untuk mencari tahu sahabat-sahabat sejatinya di antara puluhan teman-teman sekolahnya. Sahabat sejati yang akan selalu saling menjaga agar tidak "terjatuh". Sahabat yang bukan hanya mau bersama kita saat senang, namun kala sedihpun dia akan selalu setia di samping kita.

Sore itu, keempat sahabat itu, bermain di rumah Jihan. Mereka membaca cerita, makan es krim dan bermain game. Setelah kejadian itu, mereka selalu menggunakan KURSI AJAIB berbagai macam keperluan.


-----------------------------------Unsur Cerita --------------------------------------------
Nilai Yang terkandung dalam cerita ini : PERSAHABATAN
Setting : Di Sekolah
Karakter : Jihan, Ayah Jihan, Kursi Ajaib
-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Salam Hangat

Ainun Mahya




Cerita Inspiratif Anak : Kursi Ajaib Cerita Inspiratif Anak : Kursi Ajaib Reviewed by Ainun Mahya on 9:59 PM Rating: 5

No comments:

Silakan Berkomentar dengan Bijak

Powered by Blogger.